Kompas Group Salurkan Donasi Dari Pembaca Untuk Korban Tsunami Lamsel

Kompas Group Salurkan Donasi Tsunami Lamsel

Lampung Selatan : Tiga bulan pasca bencana, bantuan kemanusian untuk penyitas tsunami Selat Sunda di Lampung Selatan masih terus berdatangan. Kali ini, giliran pembaca Surat Kabar Harian Kompas menyalurkan donasinya.

Secara simbolis, bantuan berupa 537 kasur tersebut diserahkan Suyanto dari Dana Kemanusiaan Kompas didampingi pesinetron ternama Okan Cornelius dari PT Surya Mandiri Jaya kepada Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, di rumah dinas bupati setempat, Kamis (21/3/2019).

Adapun, bantuan yang diberikan Dana Kemanusiaan Kompas berasal dari donasi para pembacanya bekerjasama dengan PT Surya Mandiri Jaya selaku selaku produsen kasur YUKOTA-INOAC dengan pemberian discount atau potongan harga.

Mewakili Dana Bantuan Kemanusian Kompas, Suyanto berharap bantuan yang diberikan tersebut bisa membantu meringankan beban masyarakat Lampung Selatan yang terkena musibah tsunami beberapa waktu lalu.

“Kami juga masih menunggu koordinasi dari pihak pemda, apa lagi yang menjadi kebutuhan untuk para pengungsi, mudah-mudahan kami bisa ikut membantu,” ujar Suyanto dihadapan Plt Bupati.

Sementara itu, Nanang Ermanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Kompas. Menurutnya, bantuan itu sangat bermanfaat bagi warganya yang saat ini masih berada di hunian sementara (huntara).

“Bantuan ini menjadi penyemangat kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Lampung Selatan. Karena bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami yang terkena musibah,” kata Nanang usai penyerahan bantuan.

Setelah penyerahan simbolis di rumah dinas bupati, bantuan kasur itu disalurkan ke empat desa terdampak tsunami di Kecamatan Rajabasa.

Masing-masing, 24 kasur di huntara Desa Way Muli Timur, 23 kasur di huntara Desa Way Muli, 30 kasur di huntara Desa Kunjir, dan 20 kasur di huntara Desa Banding.

Syahroni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *